Thursday, February 19, 2009

Surat untuk Pak Gubernur Jabar

Hallo Pak Gubernur Jabar!

Saya ingin berbagi pengalaman, bagaimana berperannya Jaipongan untuk mempromosikan Indonesia di luar negeri, dalam hal ini di Amerika Latin (Amerika Selatan).

Saya pernah tinggal selama 4 tahun di Peru (sampai tahun 2007). Selama itu pula saya ikut membantu program budaya KBRI-Lima dalam rangka mempromosikan budaya dan kesenian Indonesia di kawasan Amerika Latin.

Karena saya berasal dari Jawa Barat, maka dunia musik Angklung dan dunia tari Jaipongan sudah menjadi bagian dari darah seni saya.

Pengalaman tampil menari Jaipongan di kawasan Amerika Latin adalah: Selain Angklung, tarian Jaipongan sangat disukai masyarakat di sana. Sesuai dengan karakter masyarakat Amerika Latin yang ceria, tidaklah mengherankan jika musik dan tari Jaipongan yang ceria dan energetik ini selalu disambut dengan baik.

Anak-anak, remaja, dan orang tua (termasuk para pejabatnya) di Peru, selalu antusias setiap menyaksikan tarian Jaipongan. Saya bersama partner tari Jaipongan pernah tampil di banyak tempat dihadapan hadirin kaum elite, kaum papa alias kaum miskin, lingkungan sekolah, universitas, dan lain-lainnya, di kawasan negara Peru dan juga di Ekuador. Hadirin selalu antusias. Bahkan beberapa kali kami masuk televisi nasional di sana.

Pokoknya, tari Jaipongan diterima dengan baik oleh masyarakat Amerika Latin. Untuk kawasan Amerika Selatan secara umum, tari Jaipongan sangat atraktif untuk disertakan dalam mempromosikan Indonesia.

Oleh karena itu, tradisi tari Jaipongan (dan musiknya yang hidup itu!) sudah sepatutnya kita lestarikan. Dan oleh siapa lagi, kalau bukan oleh masyarakat dan pejabat Sunda sendiri.

Jadi, kalau seorang Gubernur Jabar sampai tidak mendukung pengembangan budaya tarian Jaipongan, dengan membatasi ini dan itu, maka hal ini sungguh tidak masuk akal! Pembatasan-pembatasan merupakan "pembunuhan secara pelan-pelan' atau seperti judul lagu "Killing me softly".

Maka terang dong, rakyat Jabar akan protes kepada Pak Gubernur!

Jadi, marilah terus kita lestraikan Tari Jaipongan (dan budaya daerah lainnya)!!!


-Y. Mirdayanti-



0 comments:

{ Template Design by Elque 2007 }