Sebuah Tanggapan: Kasus Petani di Garut
Mbak Yanti yang baik
Terima kasih atas perhatiannya untuk kasus penculikan aktivis Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) yang terjadi belakangan di Garut. AGRA adalah salah satu organisasi serikat tani yang bergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) yang sejak peringatan Hari Buruh se-Dunia 2008 telah secara aktif melakukan berbagai aksi dan kampanye menentang kebijakan SBY-JK khususnya dalam hal kenaikan harga BBM, penggusuran lahan, dan PHK terhadap kaum buruh.
Di bawah ini kami lampirkan media advisory yang dirilis hari Rabu, 27 Agustus 2008 yang lalu, yang sepertinya tidak sempat dikirimkan kawan-kawan ke mailist wartawan@yahoogroups.com. Di dalam media advisory tersebut terdapat beberapa data tambahan dan perkembangan kasus berdasarkan hasil pengumpulan informasi dan data yang dilakukan oleh kawan-kawan AGRA. Informasi-informasi lain terkait dengan masalah ini, bisa mbak Yanti pantau di blog kami, yakni http://fprsatumei.wordpress.com/
Harapan kami, mbak Yanti bisa membantu menyebarluaskan berita ini dan semakin giat menggugah semangat rekan-rekan wartawan Indonesia untuk membantu menyoroti masalah ini. Sebagai informasi, beberapa bulan lalu ada seorang wartawan Bandung yang harus kehilangan pekerjaannya karena meliput aksi petani Desa Karangsari, Kabupaten Garut. Namun koran tempat dia bekerja tetap memberitakan kasus ini, hanya saja dengan perspektif yang cenderung merugikan posisi petani.
Karenanya, dukungan mbak Yanti untuk membantu menyebarluaskan dan menggugah semangat kawan-kawan wartawan untuk menyoroti dan mengekspos kasus ini, sangatlah besar artinya untuk kami. Semoga mbak Yanti diberi kesehatan sehingga mampu berbuat dan berkarya lebih baik untuk masyarakat Indonesia yang kita cintai.
Wassalam,
Syamsul Ardiansyah

0 comments:
Post a Comment