Wednesday, August 13, 2008

Rencana Acara Reuni SMA

Betapa bahagianya hati ini ketika menerima kabar dari teman-teman lama jaman SMA dulu di Tasikmalaya. Minggu ini mereka mengirim sms dan email kepada saya mengabarkan akan diadakannya acara Reuni-Angkatan'84 sehabis masa Ramadan mendatang ini.

Acara lebaran, silaturahmi, reuni, wah... sungguh menggodaku untuk segera mudik!

Bagaimana saya tak bahagia mendengar kabar acara Reuni Angkatan SMA? Saya sudah tak bertatap muka dengan sobat-sobat lama masa muda selama 24 tahun. Suatu rentangan waktu yang cukup panjang, alias hampir 3 windu.

Dulu ketika kami bersama, kami masih usia di bawah dua puluh tahunan, usia masih bebas lincah dan penuh harapan akan masa depan. Kami bergelut bersama di bidang mata pelajaran, kegiatan olah raga, kegiatan berkemah, pramuka, dan sebagainya. Ada banyak masa tertawa dan ada pula masa stress-nya tentu saja. Apalagi untuk saya pribadi, pelajaran matematika dan fisika jaman SMA cukup melelahkan otak. Kedua bidang ini bukan 'kekuatan bom' saya.

Wah, pokoknya sejak menerima sms dan email teman-teman SMA, maka berbagai kenangan masa remaja pun kembali bermunculan di pikiran saya. Penuh nostalgia, manis maupun pahit. Bisa menjadi sebuah buku atau roman mungkin kalau diceritakan dengan detail.

Walaupun masih belum yakin saya bisa menghadiri, namun saya sangat menyambut rencana teman-teman melakukan Reuni ini. Saat lebaran Idul-Fitri memang momen yang tepat untuk semua warga Indonesia yang tinggal di Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan teman, serta melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bersifat kekeluargaan.

Tapi lain halnya dengan insan Indonesia yang berada di luar negeri, seperti saya ini. Untuk mudik berlebaran bulan Oktober di kampung halaman memerlukan waktu yang memang mengijinkan untuk itu. Apalagi kalau sudah 'berbuntut', alias beranak. Masa liburan sekolah anak sudah berakhir minggu lalu. Liburan universitas sudah berakhir bulan September. Tugas mengajarku telah menunggu di pertengahan bulan Oktober...

Memang di banyak negara Eropa dan kawasan Amerika Idul-Fitri bukanlah hari libur. Kalender mereka tidak merah. Kebetulan saja di Jerman 3 Oktober adalah libur nasional, karena bertepatan dengan 'Hari Penyatuan Kembali Jerman Barat dan Timur'. Disebut dengan istilah 'Tag der Deutschen Einheit'. Dekat dengan acara Reuni tanggal 4 Oktober. Pas sebenarnya waktunya.... kalau saja jarak Bonn-Tasik bisa ditempuh satu atau dua jam pakai kendaraan :-)

Duh, sobat-sobatku, maafkanlah, kalau daku tak bisa datang, yah! Bukannya daku tak merindukan kalian dan tidak ingin berkumpul-kumpul lagi. Tapi daku masih putar otak sekarang, memikirkan bagaimana caranya untuk masih bisa hadir. Siapa tahu ada 'magic' tak disangka-sangka. Sim Salabim lah!

0 comments:

{ Template Design by Elque 2007 }