Friday, July 25, 2008

Wahai Irama


Saat melodi mulai kau mainkan
Dengan lincah jemarimu mencipta lantunan
Seakan hendak mengubur kegelisahan
Dan mengoyak kepekaan

Tiada kata terucap
Hanya gordeng jendela
Yang menari samba

Dari belakang
Kutatap punggungmu
Yang hampir lagi tiada kukenal

Kuberdiri tegak menahan campuran rasa
Melodimu indah menusuk raga
Merasuk lubuk memikat sukma

Wahai komponis senja
Kau tetap memikat bagai sang Arjuna

0 comments:

{ Template Design by Elque 2007 }